Scroll untuk baca artikel
PEMERINTAHAN

Kadin 4 Kabupaten dan Pengusaha Sepakat Hilirisasi 4 Komoditas Unggulan Sulteng Jadi Ice Cream Nambaso

×

Kadin 4 Kabupaten dan Pengusaha Sepakat Hilirisasi 4 Komoditas Unggulan Sulteng Jadi Ice Cream Nambaso

Sebarkan artikel ini

ELITANEWS.COM. PALU – Penandatanganan Nota Kesepakatan Kerja Sama Hilirisasi Komoditas Unggulan Sulawesi Tengah antara KADIN Kabupaten dan pengusaha industri hilirisasi Surya Getto, menjadi langkah awal membangun ekosistem hilirisasi empat komoditas unggulan daerah: durian, kopi, kelapa, dan kakao.

Nota kesepakatan yang ditandatangani pada 28 September 2026 di Hotel Best Western Plus Coco Palu tersebut menjadi landasan untuk mendorong komoditas unggulan daerah masuk ke proses pengolahan, pengembangan produk, peningkatan nilai tambah, hingga perluasan akses pasar nasional dan internasional.

Wujud konkret dari pengembangan hilirisasi yang dirancang adalah pengolahan empat komoditas tersebut menjadi “Ice Cream Nambaso” dengan varian rasa durian, kopi, kelapa, dan cokelat.

Penandatanganan ini merupakan tahap awal yang selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui dokumen teknis dan kerja sama konkret sesuai kebutuhan lapangan.

Siapa Surya Getto?
Surya Getto Surya Rama Paul Getto adalah profesional bisnis dan manajemen operasional, saat ini menjabat Managing Director di Nusantara King Fruit. Peraih gelar Magister Teknik M.T. di bidang Business Administration, Management, and Operations dari IPB 2008–2011.

Pengalamannya menjadi Managing Director di Nusantara King Fruit Desember 2023–sekarang, berfokus pada pengolahan dan distribusi durian. Kemudian Head of Upstream di TaniHub Group Juni 2021–Juni 2022, mengelola petani dan rantai pasok hulu ke hilir.

Ditandatangani 4 Kadin dan Gubernur
Kesepakatan ditandatangani oleh empat Ketua KADIN Kabupaten:
– Faradiba Zaenong Parigi Moutong
– Andy Abdi Wahid Poso
– Tasrun Morowali
– Harry Ramdhani Sigi
bersama Surya Getto selaku pengusaha industri dan hilirisasi.

Nota Kesepakatan turut ditandatangani langsung Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid,M.Si. sebagai bentuk dukungan penuh Pemprov Sulteng sekaligus legitimasi kuat percepatan ekosistem industri hilirisasi.

Melalui nota ini, KADIN di tingkat kabupaten bertugas memfasilitasi keterlibatan pelaku usaha, UMKM, produsen, serta rantai pasok bahan baku lokal.

Sementara pihak industri bertanggung jawab menyiapkan teknologi pengolahan, pengembangan produk, pengemasan, standardisasi, hingga strategi pemasaran dan pembukaan akses pasar.

Menuju Pasar Global
Acara turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, antara lain Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, S.T., Kepala Badan Karantina Indonesia H. Abdul Kadir Karding,S.Pi.,M.Si., Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid,M.Si., Wakil Gubernur Sulteng dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK.,M.Kes., serta Ketua Umum KADIN Sulteng Ir. Gufran Ahmad, S.T., M.T., IPM.

Kerja sama ini menjadi bagian penting dari momentum Deklarasi Perkarantinaan: Gerakan 1000 Pengusaha UMKM dari Bumi Tadulako Menuju Pasar Global” langkah strategis mengubah paradigma dari sekadar menjual bahan mentah menjadi produk olahan khas Sulteng yang bernilai tambah, bermerek kuat, dan berdaya saing global.

Sumber: rilis tim media Gubernur Berani – (Jamal/***)